Xiaomi Pamer HyperOS, Apa Bedanya dengan MIUI?

  • Bagikan

Jakarta – CEO Xiaomi Lei Jun memperkenalkan sistem operasi HP terbaru mereka yang bernama HyperOS, yang akan pertama hadir lewat Xiaomi 14.

HyperOS adalah evolusi dari MIUI, dan dijadwalkan pertama hadir pada akhir 2023 ini di China, dan hadir secara global pada awal 2024, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena.

“Setelah mengembangkan selama bertahun-tahun, sistem operasi baru kami, #XiaomiHyperOS, siap hadir di #Xiaomi14Series,” tulis Lei di akun X @leijun.

 

Sementara itu Alvin Tse, mantan bos besar Xiaomi Indonesia yang kini menjadi VP Xiaomi Global juga menyebutkan kalau HyperOS ini akan pertama hadir di Xiaomi 14 dan secara bertahap akan menggantikan MIUI.

“Tak sabar menunggu era baru performa hyper, kelancaran, dan konektivitas antara HP dan AIoT,” tulis Alvin di akun X-nya juga.

 

Sebenarnya HyperOS masih masuk kategori Android Open Source Project, namun OS ini akan diintegrasikan dengan Vela, platform Xiaomi untuk IoT. Dan, tampaknya memang itulah tujuan utama HyperOS dibuat, yaitu untuk integrasi IoT yang lebih baik.

Menurut Lei, HyperOS akan menjadi pusat dari ekosistem Xiaomi. Ia pun menceritakan kisah Xiaomi lewat postingannya di Weibo itu. Yaitu kisah Xiaomi yang dimulai hanya dari beberapa engineer dan kini sudah menjadi perusahaan yang sangat besar dengan jumlah pengembang hampir mencapai 5000 orang.

Jumlah penggunanya pun tumbuh dari yang hanya 100 orang menjadi lebih dari semiliar pengguna sejak produk berbasis MIUI pertama dirilis pada 16 Agustus 2010. Dari MIUI yang hanya punya empat fungsi utama menjadi produk yang bisa mengontrol berbagai produk lain, dari HP sampai perangkat rumahan.

HyperOS dikembangkan sejak 2014, yaitu saat produk IoT mulai berkembang di dunia. Langkah selanjutnya terjadi pada 2017, saat mereka mulai mengembangkan ekosistem baru untuk perangkat dan aplikasinya.

Simak Video “3 HP Xiaomi yang Kebagian Android 14

  • Bagikan