Menkominfo Johnny G Plate Vs Bjorka, Fakta Sejauh Ini

  • Bagikan

Jakarta – Aksi hacker Bjorka membocorkan data di Indonesia menjadi semakin personal. Menkominfo Johnny G Plate jadi target khusus. Inilah faktanya sejauh ini.
Sepanjang Sabtu (10/9) Menkominfo tampaknya menjadi target khusus dari Bjorka. Sejumlah aksi yang dia lakukan mengundang reaksi netizen Indonesia yang menghebohkan. Masyarakat terbelah antara pro dan kontra terhadap Bjorka.

Inilah rentetan aksi terbarunya, seperti dihimpun Minggu (11/9/2022).

1. Bjorka doxing Menkominfo Johnny G Plate
Hacker Bjorka berulah dengan melakukan tindakan doxing terhadap Menkominfo Johnny G Plate. Dia menyebar data pribadi Menkominfo berupa nama, NIK, nomor telepon, KK, nomor vaksin, alamat, dll.

“Happy birthday,” ejek Bjorka di grup Telegram, Bjorkanism.

Doxing berasal dari kata bahasa Inggris yang berasal dari kata document dan biasa disingkat menjadi dox. Doxing adalah tindakan mempublikasikan data atau informasi pribadi seseorang tanpa izin melalui internet.

Seseorang menemukan lalu membagikan informasi pribadi ini dan dipakai untuk melecehkan, mengintimidasi, atau mengorbankan orang lain melalui internet. Tindakan doxing ini termasuk pelanggaran privasi karena membagikan data pribadi orang lain.

Baca juga:
Menkominfo Johnny Diduga Kena Doxing Hacker Bjorka
2. Motif Bjorka doxing Menkominfo dan bocorkan dokumen Presiden RI
Sebelum melakukan doxing terhadap Menkominfo, Bjorka juga mengklaim telah membocorkan dokumen rahasia Presiden RI. Netizen terbelah, ada yang mendukung Bjorka dan menantikan pembocoran data selanjutnya dari hacker ini, dan banyak yang tak setuju dengan aksinya karena merugikan masyarakat sendiri dan sudah keterlaluan.

Masyarakat bertanya-tanya apa motif Bjorka membocorkan data. Terkait hal ini, percakapan di BreachForums menyiratkan ia sengaja melakukannya, terutama di akhir pekan demi membuat Pemerintah begadang dan tidak libur akhir pekan.

“Yeah that’s my goal so they can’t have a vacation on the weekend,” kata Bjorka menjawab netizen.

Baca Juga:  Cara Setting Firewall dengan Firewalld di Centos 7

Terkait klaimnya yang telah membocorkan dokumen rahasia Presiden RI, juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto, menepis kabar tersebut. Ia mengatakan tidak ada dokumen atau surat-surat dari BIN untuk Presiden RI yang telah bocor.

Wawan menyatakan kabar dokumen BIN dibobol hingga diposting di forum internet adalah hoax. Dia mengatakan penanganan dokumen BIN dilakukan agar tetap aman dan menegaskan surat untuk Presiden juga diberi pengaman khusus.

Baca juga:
Motif Bjorka Bocorkan Dokumen Presiden RI dan Doxing Menkominfo
Halaman selanjutnya: Daftar aksi Bjorka >>>
3. Daftar aksi Bjorka sejauh ini
Dengan demikian, berikut ini adalah daftar aksi Bjorka yang telah dilakukan yaitu:

Data pelanggan IndiHome
Bjorka mengklaim telah mengantongi 26 juta history browsing pelanggan IndiHome. Datanya mencakup keyword, email, nama, jenis kelamin, hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pihak Telkom Group sudah membantahnya.
Data registrasi SIM Card Prabayar
Sang hacker mengungkapkan, memiliki 1,3 miliar data registrasi SIM Card Prabayar yang berukuran 87GB. Di dalamnya berisi NIK, nomor telepon, operator seluler, dan tanggal registrasi. Kominfo dan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) saling lempar bola.
Data KPU
Bjorka juga mengklaim mendapatkan 105 juta data penduduk Indonesia, di mana dugaan saat ini milik KPU. Serupa dengan data-data di atas, sang hacker juga membagikannya di forum online Breached.to. Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos menegaskan, dugaan data yang bocor itu bukan milik KPU.
Dokumen Rahasia Presiden RI
Aktivitas nyolong data yang dilakukan Bjorka masih berlanjut. Dia kembali mengklaim berhasil merampas data rahasia Presiden RI periode 2019-2021 yang berukuran 189 MB. Di dalamnya, total ada 679.180 dokumen. Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto membantah surat-surat dari BIN untuk Presiden bocor.
Doxing Menkominfo Johnny G Plate
Kebocoran data yang terbaru datang secara personal dari Menkominfo Johnny G Plate. Dari tangkapan layar yang dibagikan oleh DarkTracer, ada beberapa informasi pribadi Johnny, seperti nomor telepon, nama lengkap, jenis kelamin, NIK, KK, alamat rumah, nama istri dan masih banyak lagi.
Ungkap nama pembunuh Munir
Aksi terbaru Bjorka bukan membocorkan data, tapi mengangkat kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Bjorka mengklaim tahu siapa pelakunya dan dia menyebut nama Muchdi Purwopranjono sebagai otaknya. Bjorka mendoxing data pribadi Muchdi Pr disertai kisah kronologi pembunuhan Munir. Terkait kisah ini sebenarnya sudah pernah dibuka di dalam pengadilan.
Baca juga:
Daftar Kebocoran Data RI yang Diumbar Hacker Bjorka
Halaman selanjutnya: Respons BSSN dan masyarakat >>>
4. Respons BSSN
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pun menyikapi insiden yang menjadi perbincangan masyarakat tersebut. Ada lima langkah yang dilakukan sebagai berikut:

Baca Juga:  Awas! Kejahatan Siber Makin Merajalela di Telegram

BSSN sudah menelusuri beberapa dugaan kebocoran data yang terjadi, dan saat ini tengah melakukan validasi.
BSSN berkordinasi dengan setiap Penyelenggara Sistem Eletronik (PSE) yang diduga terdampak insiden kebocoran data. Termasuk juga dengan PSE di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara.
BSSN bersama PSE terkait telah dan sedang melakukan upaya mitigasi, utnuk memperkuat sistem keamanan siber, guna mencegah risiko yang lebih besar.
BSSN telah melakukan koordinasi dengan penegak hukum, seperti Direktorat TIndak Pidana Siber Bareskrim Polri.
BSSN menegaskan, bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, BSSN memberikan dukungan teknis dan meminta seluruh PSE untuk memastikan Sistem Elektronik di lingkungan masing-masing, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.
5. Pro dan kontra netizen terhadap Bjorka
Isu ini membagi netizen ke dua kubu. Ada yang mendukung dan menganggapnya pahlawan bahkan berharap Bjorka membocorkan data dana pemerintah, ada juga yang menganggap tindakan hacker ini sudah keterlaluan. Netizen yang kontra mengingatkan bahwa Bjorka adalah seorang pencuri.

“Dia bukan antihero. Orang-orang pikir dia peduli keadilan rakyat? Jelas-jelas dia mencuri dan menjual data kalian buat keuntungan sendiri,” komentar salah satu netizen.

  • Bagikan