Polemik Ustaz Basalamah, Kemenag Ingatkan Dai Tebar Nilai Kebangsaan

  • Bagikan

Jakarta – Ustaz Khalid Basalamah menuai polemik usai potongan video lama larangan bernyanyi Indonesia Raya beredar. Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan dai atau mubalig untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Secara umum, seorang mubalig, dia punya kewajiban menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Penguatan terhadap nilai agama dan kebangsaan harus ditanamkan bersama,” ujar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, saat dihubungi, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga:Polemik Ustaz Khalid Larang Nyanyi Indonesia Raya, PBNU Minta Umat Tahan Diri


Kamaruddin menegaskan, Islam tidak melarang nyanyian Indonesia Raya. Malah, lanjutnya, lagu Indonesia Raya adalah upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan.

“Lagu Indonesia Raya kan upaya untuk internalisasi Pancasila, yang harus dilakukan dan menjadi salah satu ikhtiar upaya untuk menginternalisasi nilai Pancasila,” katanya.

“Penghayatan, pengamalan Pancasila harus terus menerus disampaikan kepada masyarakat. Agar, tidak terjadi pemahaman yang salah atau tidak dipahami Pancasila ini,” ucapnya.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin,
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Foto: Dok Kemenag

Klarifikasi Ustaz Khalid Basalamah

Ustaz Khalid Basalamah mengklarifikasi soal potongan video ceramah dirinya pada 2017 yang viral di media sosial dan menuai kontroversi. Potongan video ceramah itu mengenai larangan menyanyikan lagu wajib nasional Indonesia Raya.

Dalam video yang beredar viral, Khalid Basalamah membacakan pertanyaan dari salah seorang penanya. Sang penanya saat itu menanyakan agenda rutin di sekolah anaknya, yakni menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca juga:MUI Bicara soal Viral Video Khalid Basalamah Larang Nyanyi Indonesia Raya

Sang penanya khawatir anaknya ditegur guru bila tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kala itu, Ustaz Basalamah menjawab:

“Saran saya, nggak usah ikut! Nggak usah ikut (menyanyikan Indonesia Raya),” kata Ustaz Khalid Basalamah dalam potongan video tersebut.

Baca Juga:  Aksi Bupati Alor Marah ke Risma hingga Hina Perwira Korem

Dalam klarifikasinya, Ustaz Khalid mengaku saat itu tengah membahas keluhan si penanya, bukan membahas syair Indonesia Raya. Ia memahami bahwa lagu Indonesia Raya diciptakan para pahlawan untuk memberikan motivasi kepada setiap generasi bangsa agar siap berjuang.

Baca juga:Ustaz Khalid Basalamah Luruskan Tudingan Tak Nyanyi Indonesia Raya

“Saya pribadi sangat memahami masalah itu dan kalau bukan karena mencintai dan memperjuangkan negeri tercinta Indonesia, maka mungkin kami tidak akan selalu mengadakan live setiap hari menyampaikan agama Allah dan agama Allah itu isinya kebaikan,” kata Ustaz Khalid dalam akun YouTube Khalid Basalamah Official, seperti dilihat detikcom, Sabtu (29/5).

“Dengan cuplikan ini, saya berharap isu yang sedang tersebar yang menyatakan bahwasanya kesannya ‘saya ini melarang mengikuti nyanyian atau lantunan syair Indonesia Raya’ ini bisa dipahami dengan akal yang sehat,” lanjutnya.

  • Bagikan